Selamat Datang ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  Bantuan ?
NEWS : || SMS : 0815 7449 7994 | Email : sofyantv@gmail.com

HL

HL
NEWS : || SELAMAT DATANG | |KABUPATEN BEKASI JUARA UMUM PORDA JABAR XII 2014 |DOUBLE TRACK STASIUN CIKARANG MULAI DI KERJAKAN |JALAN NEGARA YOS SUDARSO KALI ULU CIKARANG UTARA RUSAK DAN BERLUBANG | DISINYALIR ADA OKNUM YANG JUAL BELIKAN LISTRIK CURIAN KEPADA RATUSAN PEDAGANG SAYURAN MALAM DI PERTIGAAN SGC |JELANG TAHUN BARU, TEMPAT PENGINAPAN DI PUNCAK MULAI DI BANYAK DI BOKING |TUKAR GULING TERMINAL CIKARANG DENGAN SGC PENUH PENYIMPANGAN |BANYAK JUAL BELI PROYEK APBD DI KABUPATEN BEKASI RESAHKAN KONTRAKTOR BARU | |WARGA CIKARANG INGIN PUNYA ALUN-ALUN KOTA |PEMBANGUNAN ISLAMIC CENTER SARAT DENGAN KORUPSI

BAHU JALAN DAN TROTOAR DI PEREMPATAN LAMPU MERAH CIKARANG UTARA, DI JUAL BELIKAN

Written By Red PBT on 03/03/13 | 18.21

Cikarang Utara - Bahu jalan dan Trotoar yang seharusnya milik publik, ternyata bisa di perjual belikan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, ini terlihat dari banyaknya trotoar dan bahu jalan di sekitar jl arif rahman hakim, Jl. Industri, JL. Gatot subroto, perempatan SGC cikarang utara, di gunakan oleh para pedagang untuk menjual dagangannya. Bahkan yang lebih parah lagi, ada bahu jalan yang seharusnya untuk kendaraan melintas, justru di gunakan sebagai lahan parkir sepeda motor oleh sebuah swalayan ananda, yang tepat berada di perempatan lampu merah cikarang.
Menurut pangakuan salah seorang pedagang, Anwar, dirinya sudah lebih dari satu tahun berdagang di bahu jalan, dengan membeli ke salah satu orang yang mengaku pengelola dengan harga 5 juta rupiah. Ketika di tanya soal warungnya yang membangun semi permanen di aspal, anwar mengaku tidak takut akan di gusur. " Yang jual sudah kasih jaminan, warung saya aman pak, kalau bapak mau, tuh sebelah juga mau di jual minta 7 juta " ujar anwar sambil menunjuk jalan aspal yang sedang di gunakan sebagai parkiran motor.
Sedangkan di tempat yang berbeda, ketika tim zona bekasi hendak mengkonfirmasi instansi terkait, tidak ada satupun yang mau berkomentar.
Menurut sumber yang dapat di percaya, setiap harinya, di perempatan. Lampu merah saja, ada sekitar dua ratus pedagang yang mengadu nasib. Dan mereka setiap malamnya harus mengeluarkan uang sebesar 50 ribu rupiah, dengan berbagai macam pungutan, mulai dari uang keamanan, uang jago, uang sampah, hingga uang listrik. (Sofyan)
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

0 komentar:

Posting Komentar

SILAHKAN MASUKAN KOMENTAR, SARAN DAN KRITIK ANDA. TERIMA KASIH ATAS PARTISIPASINYA.