Cikarang Utara - Bahu jalan dan Trotoar yang seharusnya milik publik, ternyata bisa di perjual belikan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, ini terlihat dari banyaknya trotoar dan bahu jalan di sekitar jl arif rahman hakim, Jl. Industri, JL. Gatot subroto, perempatan SGC cikarang utara, di gunakan oleh para pedagang untuk menjual dagangannya. Bahkan yang lebih parah lagi, ada bahu jalan yang seharusnya untuk kendaraan melintas, justru di gunakan sebagai lahan parkir sepeda motor oleh sebuah swalayan ananda, yang tepat berada di perempatan lampu merah cikarang.
Menurut pangakuan salah seorang pedagang, Anwar, dirinya sudah lebih dari satu tahun berdagang di bahu jalan, dengan membeli ke salah satu orang yang mengaku pengelola dengan harga 5 juta rupiah. Ketika di tanya soal warungnya yang membangun semi permanen di aspal, anwar mengaku tidak takut akan di gusur. " Yang jual sudah kasih jaminan, warung saya aman pak, kalau bapak mau, tuh sebelah juga mau di jual minta 7 juta " ujar anwar sambil menunjuk jalan aspal yang sedang di gunakan sebagai parkiran motor.
Sedangkan di tempat yang berbeda, ketika tim zona bekasi hendak mengkonfirmasi instansi terkait, tidak ada satupun yang mau berkomentar.
Menurut sumber yang dapat di percaya, setiap harinya, di perempatan. Lampu merah saja, ada sekitar dua ratus pedagang yang mengadu nasib. Dan mereka setiap malamnya harus mengeluarkan uang sebesar 50 ribu rupiah, dengan berbagai macam pungutan, mulai dari uang keamanan, uang jago, uang sampah, hingga uang listrik. (Sofyan)
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar
SILAHKAN MASUKAN KOMENTAR, SARAN DAN KRITIK ANDA. TERIMA KASIH ATAS PARTISIPASINYA.